Suasana pertemuan di Ruang Sidang Dirjen Diktiristek Lt. 18 Gedung D Senayan

Depok, LAMSAMA – Menindaklanjuti telah beroperasinya Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM PT), Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) turut berperan aktif dalam acara bertajuk Penyamaan Persepsi Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi, Kamis (28/7).

Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Dirjen Diktiristek Lt. 18 Gedung D Senayan dengan mengundang Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek), Plt. Sekretaris Diktiristek, Ketua Majelis Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Direktur Eksekutif BAN-PT, Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI), dan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi).

Acara juga dihadiri oleh ketua maupun perwakilan dari masing-masing LAM, di antaranya Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAMPTKes), Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA), Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan (LAM TEKNIK), Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Ketua Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA), dan Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM).

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek), Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng., menyatakan bahwa meningkatkan dan mempertahankan kualitas Perguruan Tinggi di Indonesia sangat penting dan tidak bisa ditinggalkan. Nizam juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan perihal akreditasi ini merupakan champion (juara).

“Kemarin, Menteri Pendidikan dan Sains Malaysia sudah ke sini untuk mempelajari sistem yang kita miliki, salah satunya tentang akreditasi. Banyak yang tertarik dengan transformasi besar yang kita lakukan. Mari bersama-sama kita jaga transformasi ini,” tuturnya memungkasi sambutan.


Direktur Kelembagaan, Dr. Lukman, S.T., M.Hum. Ketika menyampaikan laporan terkait masa transisi akreditasi dari BAN-PT ke LAMSAMA.

Namun, dalam pelaksanaan akreditasi yang dilakukan oleh LAM-PT, termasuk adanya permintaan dalam menunda pelaksanaan akreditasi oleh LAM.

Menjawab hal ini, LAMSAMA sendiri telah melakukan perpanjangan masa akreditasi Program Studi (Prodi). Prodi yang masa akreditasinya habis di tahun 2022, dapat mengajukan permohonan perpanjangan masa akreditasi prodi ke LAMSAMA, dan perpanjangan berlaku sampai 31 Desember 2022. Syarat perpanjangan adalah melampirkan Surat Keterangan (SK) serta sertifikat akreditasi sebelumnya.

Di LAMSAMA sendiri, selain dari Perguruan Tinggi Negeri telah banyak pula Perguruan Tinggi Swasta yang akreditasinya sedang diproses. Hampir 50% program studi yang diproses tersebut berasal dari Perguruan Tinggi Swasta, dan yang sudah melakukan pengajuan akreditasi pun banyak yang berasal dari Perguruan Tinggi Swasta.

“Transformasi dari BAN-PT ke LAM ini tentu tidak mudah, perubahan harus melewati masa transisi, adaptasi, dan lain sebagainya. Sistem ini kita bentuk agar kita bersama-sama bisa mencapai tujuan dengan sistem yang semakin baik dan kokoh ke depan, serta tidak mengorbankan siapapun,” tandas Nizam.

Kami siap membantu Anda

Mulai sekarang dan segera rasakan kemudahan akreditasi bersama kami. Atau, hubungi kami apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang bisa menjadi solusi bagi program Anda.