Depok, LAMSAMA — Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahun 2023 dari Majelis Akreditasi (MA) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Proses monitoring dan evaluasi LAMSAMA oleh BAN-PT

Visitasi ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian penilaian terhadap kinerja Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), setelah sebelumnya LAMSAMA menyampaikan Laporan Tahun 2023 sesuai ketentuan BAN-PT.

Kunjungan yang berlangsung di Kantor LAMSAMA ini dilakukan oleh tim BAN-PT yang terdiri atas Arief T. Suryowidjojo, S.H., LL.M. dan Dr.dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S. selaku Anggota Majelis Akreditasi, serta staf BAN-PT, Novania Sari.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Muktiningsih sebagai moderator dan dihadiri jajaran Majelis Akreditasi, Dewan Eksekutif, serta Tim Sekretariat LAMSAMA.

Dalam visitasi ini, BAN-PT melakukan verifikasi dan pengecekan dokumen terkait tata kelola, sumber daya manusia, dan sarana prasarana LAMSAMA, sebagaimana diatur dalam PerBAN-PT Nomor 28 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemantauan dan Evaluasi Kinerja LAM. Tim BAN-PT juga meminta klarifikasi dan masukan mengenai implementasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 sebagai bagian dari evaluasi regulatif yang sedang dilakukan.

Selain peninjauan dokumen, BAN-PT menyampaikan sejumlah isu strategis, termasuk pentingnya konsistensi regulasi dan praktik tata kelola LAM. Arief T. Suryowidjojo menekankan bahwa BAN-PT tengah mempertimbangkan pembaruan kebijakan tata kelola untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengawasan.

LAMSAMA juga memaparkan perkembangan pelaksanaan akreditasi, termasuk kebijakan masa berlaku akreditasi Unggul selama satu hingga dua tahun yang diminati banyak program studi karena memberikan ruang pembinaan kualitas.

Diskusi turut membahas dinamika minat mahasiswa terhadap program studi sains alam dan ilmu formal, yang mengalami penurunan di beberapa wilayah luar Jawa.

LAMSAMA menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei ke seluruh perguruan tinggi serta memperkuat pembinaan melalui jejaring MIPANET dan asosiasi profesi.

BAN-PT juga menyoroti dampak Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah terhadap pemilihan program studi di perguruan tinggi.

Pada sesi akhir, BAN-PT meminta penjelasan lebih rinci mengenai struktur organisasi LAMSAMA, termasuk fungsi pengawas, peran badan pengurus dan eksekutif, serta arah strategi jangka panjang lembaga. Informasi ini diperlukan guna memastikan kesesuaian tata kelola lembaga akreditasi dengan kebijakan yang sedang dipertimbangkan oleh BAN-PT.

Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., ASEAN Eng., selaku Direktur Dewan Eksekutif LAMSAMA, menyampaikan apresiasi atas proses evaluasi yang berlangsung konstruktif.

“Kami menyambut baik masukan dari BAN-PT, karena evaluasi seperti ini membantu kami memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan akreditasi. LAMSAMA berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang sains alam dan ilmu formal,” ujarnya.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis. Melalui visitasi ini, BAN-PT dan LAMSAMA berharap dapat memperkuat kolaborasi dalam menjamin mutu akreditasi program studi serta menjaga keberlanjutan pembinaan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Kami siap membantu Anda

Mulai sekarang dan segera rasakan kemudahan akreditasi bersama kami. Atau, hubungi kami apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang bisa menjadi solusi bagi program Anda.