Depok, LAMSAMA — Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) menyelenggarakan kegiatan upgrading staff bertajuk “Kesehatan Mental dan Manajemen Stres” pada 18 Desember 2025 sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tuntutan kerja yang semakin kompleks. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Arum Etikariena, M.Psi., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, sebagai narasumber utama.

Dr. Arum Etikariena, M.Psi., Psikolog saat menjelaskan materinya

Pelatihan yang diikuti oleh staf LAMSAMA ini turut dihadiri oleh Dr. Dra. Melania Suweni Muntini, M.T., Wakil Direktur Sumber Daya dan Kerja Sama LAMSAMA. Acara ini menekankan pentingnya kesadaran diri (self-awareness) dalam mengenali stres dan kecemasan, serta kemampuan memilih strategi coping yang sehat dan adaptif.

Dalam pemaparannya, Dr. Arum Etikariena menjelaskan bahwa stres merupakan respons alami otak dan tubuh terhadap tekanan, tuntutan, maupun ancaman, baik yang berasal dari lingkungan maupun dari tuntutan terhadap diri sendiri.

“Stres dalam kadar tertentu justru dibutuhkan karena dapat meningkatkan kewaspadaan dan performa. Namun, stres menjadi masalah ketika berlangsung terlalu lama atau melampaui kemampuan kita untuk mengatasinya,” jelasnya.

Dr. Arum juga menguraikan kurva stres–kinerja Yerkes-Dodson, yang menunjukkan bahwa performa optimal berada pada tingkat stres sedang. Ketika tuntutan terlalu rendah, seseorang cenderung pasif dan tidak termotivasi. Sebaliknya, tuntutan yang terlalu tinggi dan berkepanjangan dapat membawa individu ke zona kelelahan (fatigue), yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan fisik maupun mental, hingga burnout.

Materi pelatihan membahas berbagai jenis stres, mulai dari stres akut, episodik, hingga kronis, serta perbedaan antara distress dan eustress atau stres positif. Peserta diajak memahami bahwa setiap jenis stres membutuhkan pendekatan penanganan yang berbeda, baik melalui strategi berfokus pada emosi (emotion-focused coping) maupun berfokus pada solusi (problem-focused coping). Inti dari seluruh strategi tersebut adalah menenangkan dan menyeimbangkan sistem saraf.

Salah satu fokus utama pelatihan adalah identifikasi kecemasan. Dr. Arum menjelaskan ciri-ciri kecemasan yang sering tidak disadari, seperti tubuh yang terus-menerus tegang, kondisi high alert, sulit rileks, serta pikiran yang dipenuhi kekhawatiran terhadap masa depan yang belum tentu terjadi.

“Kecemasan sering muncul dalam bentuk respons fight atau flight yang tidak selesai. Tubuh siap melawan atau lari, tetapi tidak ada ancaman nyata yang bisa diselesaikan, sehingga muncul rasa tidak berdaya (helpless), lelah, dan pikiran seperti ‘bagaimana kalau saya gagal?’,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kecemasan tidak selalu bersifat negatif. Dalam bentuk yang sehat atau adaptif, kecemasan dapat menjadi sinyal penting untuk bersiap, lebih berhati-hati, dan mengambil keputusan yang lebih matang. “Masalahnya bukan pada ada atau tidaknya kecemasan, tetapi pada kemampuan kita mengenali posisinya dan meresponsnya secara tepat,” tambah Dr. Arum.

Dr. Dra. Melania Suweni Muntini, M.T. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LAMSAMA dalam menjaga keberlanjutan kinerja organisasi melalui perhatian terhadap kesehatan mental staf. “Kami berharap melalui pelatihan ini, seluruh staf LAMSAMA dapat lebih mengenali kondisi dirinya sendiri, mengelola stres dengan lebih sehat, dan pada akhirnya bekerja secara lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Suasana acara upgrading staff

Sejalan dengan itu, Dr. Arum Etikariena juga menyampaikan harapannya agar pelatihan ini tidak berhenti pada pemahaman konseptual semata. “Saya berharap peserta dapat mulai mempraktikkan identifikasi stres dan kecemasan dalam kehidupan sehari-hari, serta lebih berbelas kasih pada diri sendiri. Dengan begitu, stres tidak lagi menjadi musuh, melainkan sinyal yang bisa kita kelola,” tuturnya.

Melalui kegiatan upgrading staff ini, LAMSAMA menegaskan pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi utama dalam mendukung profesionalisme, kualitas layanan, dan ketahanan organisasi di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

Penyerahan cinderamata dari LAMSAMA ke Narasumber

Kami siap membantu Anda

Mulai sekarang dan segera rasakan kemudahan akreditasi bersama kami. Atau, hubungi kami apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang bisa menjadi solusi bagi program Anda.