
Kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh MA BAN-PT ke LAMSAMA
Depok, LAMSAMA — Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) menerima kunjungan Majelis Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (MA BAN-PT) dalam rangka monitoring dan evaluasi kinerja lembaga, Selasa (20/10), di kantor LAMSAMA, Depok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan penyelenggaraan akreditasi program studi berjalan secara profesional sekaligus memperkuat tata kelola, akuntabilitas, dan keberlanjutan kelembagaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Monitoring dan evaluasi tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. rer. nat. Imam Buchori, S.T., selaku Ketua Majelis Akreditasi BAN-PT, bersama Prof. Dr. Hendriko, M.Eng., anggota Majelis Akreditasi, serta Fajar Hidayat dari Sekretariat BAN-PT. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Direktur Dewan Eksekutif LAMSAMA, Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., ASEAN Eng., beserta jajaran pimpinan LAMSAMA.
Dalam kegiatan tersebut, Majelis Akreditasi BAN-PT meninjau kinerja LAMSAMA selama tahun 2025, termasuk pelaksanaan proses akreditasi, tata kelola kelembagaan, pengelolaan sumber daya, serta tindak lanjut atas catatan dan rekomendasi yang telah disampaikan melalui evaluasi Laporan Tahunan LAMSAMA. Pembahasan juga mencakup kesesuaian tata kelola dengan peraturan perundang-undangan serta penerapan prinsip nirlaba, transparansi, akuntabilitas, independensi, dan imparsialitas.
Prof. Imam Buchori menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas penyelenggaraan akreditasi sekaligus mendorong penguatan kelembagaan LAM secara berkelanjutan.
Dari sisi pelaksanaan akreditasi, Majelis Akreditasi BAN-PT menyampaikan bahwa proses akreditasi LAMSAMA secara umum telah berjalan dengan baik. Hal ini menjadi landasan positif bagi LAMSAMA untuk terus mempertahankan kualitas layanan akreditasi sekaligus mengembangkan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi dinamika kebijakan penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Salah satu agenda utama diskusi adalah penguatan tata kelola organisasi agar selaras dengan ketentuan yang berlaku, termasuk Peraturan BAN-PT Nomor 24 Tahun 2024 tentang Governansi Lembaga Akreditasi Mandiri dan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026. Pembahasan mencakup penataan struktur organisasi, kejelasan tugas dan kewenangan setiap organ, mekanisme pengambilan keputusan, pelaksanaan Rapat Anggota, serta penguatan sistem pertanggungjawaban kelembagaan.
Sejalan dengan dinamika regulasi tersebut, LAMSAMA terus menelaah dan menyesuaikan dokumen tata kelolanya, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), agar mendukung penyelenggaraan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Penyesuaian ini juga diarahkan untuk memastikan pembagian kewenangan yang jelas, mendorong pengambilan keputusan yang objektif, serta menjaga keberlangsungan organisasi dalam menghadapi pergantian kepengurusan.
“Dengan tata kelola yang semakin kokoh, LAM diharapkan dapat terus menjalankan perannya dalam menjamin mutu pendidikan tinggi secara profesional, independen, dan akuntabel,” Ucap Prof. Dr. rer. nat. Imam Buchori, S.T.

Prof. Dr. rer. nat. Imam Buchori, S.T., (kanan) bersama Prof. Dr. Hendriko, M.Eng. (kiri) saat melakukan diskusi dengan pihak LAMSAMA
Direktur Dewan Eksekutif LAMSAMA, Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa masukan dari Majelis Akreditasi BAN-PT menjadi referensi penting bagi LAMSAMA dalam memperkuat tata kelola dan menyusun langkah pengembangan kelembagaan ke depan.
“LAMSAMA memandang monitoring dan evaluasi ini sebagai ruang dialog yang konstruktif untuk meninjau capaian sekaligus mematangkan langkah pengembangan institusi. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan yang diberikan secara terencana, dengan tetap menjaga mutu proses akreditasi, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan keberlanjutan LAMSAMA sebagai lembaga yang independen dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi,” ujar Prof. Mitra Djamal.
Selain tata kelola, diskusi turut membahas penguatan transparansi dan akuntabilitas keuangan, termasuk publikasi ikhtisar laporan keuangan melalui situs web resmi LAMSAMA. Pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang keuangan serta penguatan sumber pendanaan yang mendukung keberlanjutan organisasi juga menjadi bagian dari pembahasan.
Dalam aspek pengembangan mutu, LAMSAMA juga terus memperkuat sistem penjaminan mutu internal, mengembangkan instrumen dan sistem informasi akreditasi, serta memperluas kerja sama di tingkat nasional dan internasional. Keanggotaan penuh LAMSAMA dalam International Network for Quality Assurance Agencies in Higher Education (INQAAHE), persiapan proses review internasional, dan inisiasi kerja sama cross-border accreditation menjadi bagian dari upaya memperluas rekognisi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan akreditasi.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, LAMSAMA dan Majelis Akreditasi BAN-PT memperkuat komitmen bersama untuk mendorong tata kelola lembaga akreditasi yang semakin baik, adaptif terhadap perkembangan regulasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan bagi LAMSAMA dalam menyusun prioritas tindak lanjut dan memastikan proses pengembangan kelembagaan berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

MA BAN-PT dan pimpinan LAMSAMA melakukan foto bersama